Tips menulis perintah supaya AI paham
Pola kalimat yang bikin AI Qira merespon dengan tepat — contoh baik vs ambigu.
Diperbarui 2026-05-25
AI Qira paham bahasa natural, tapi ada pola kalimat yang lebih akurat. Empat kebiasaan kecil di bawah ini bisa bikin hasil pencatatan jauh lebih tepat — tanpa perlu belajar sintaks khusus.
1. Sebut nama produk persis seperti di daftar
AI mencocokkan nama produk yang kamu sebut dengan daftar produk di akunmu. Nama yang tidak persis sama bisa bikin AI bingung atau malah tanya balik.
Kalau produkmu bernama "Nasi Goreng", sebut persis "Nasi Goreng" — bukan "nasgor", "nasi goreng spesial", atau variasi lain yang belum didaftarkan. Untuk cek nama persisnya, buka halaman Produk.
2. Sertakan kuantitas dan jumlah dengan jelas
Kuantitas membantu AI mencatat jumlah yang benar dan menghitung total. Kalau kamu menyebut harga, AI pakai itu — kalau tidak, AI pakai harga default dari daftar produk.
Kamu juga bisa sebut total atau harga per item secara eksplisit:
"Jual 10 nasi goreng 200 ribu"→ AI ngerti total Rp 200.000 untuk 10 item"Jual 10 nasi goreng @20rb"→ AI ngerti Rp 20.000 per item, total Rp 200.000
3. Pisahkan transaksi yang berbeda jenis
Kalau mau catat dua penjualan sekaligus dalam satu kalimat panjang, AI mungkin kesulitan memisahkannya dengan benar. Lebih aman kirim dua pesan terpisah.
Cara yang lebih akurat — dua pesan:
Cara yang berisiko ambigu — satu pesan campur:
Satu pesan campur masih bisa berhasil untuk transaksi sederhana, tapi kalau nama produk mirip-mirip atau ada harga berbeda, lebih baik kirim satu per satu untuk memastikan tidak ada yang tertukar.
4. Pakai kata aksi yang jelas
Beberapa kata kunci membantu AI langsung tahu jenis transaksi yang harus dicatat:
| Jenis transaksi | Kata yang akurat | Contoh |
|---|---|---|
| Penjualan | jual, jualan, laku, terjual | "Jual 2 Kopi Susu" |
| Pembelian stok | beli, beli stok, ambil barang | "Beli 50 telur 60 ribu" |
| Pengeluaran | keluar uang, bayar, pengeluaran | "Keluar uang bayar listrik 150 ribu" |
Kata-kata yang terlalu umum seperti "ada", "ini", atau "tadi" membuat AI tidak tahu harus melakukan apa.
AI bisa belajar konteks kamu
Kalau kamu punya istilah khusus bisnis — misalnya pelanggan sebutnya "nasgor istimewa" padahal di sistem namanya "Nasi Goreng Spesial" — kamu bisa minta AI menyimpan fakta itu. Cukup ketik: "Ingat ya, kalau saya bilang nasgor istimewa, itu Nasi Goreng Spesial." AI akan simpan ini untuk sesi-sesi berikutnya. Lihat Ajarkan AI tentang bisnis kamu (tersedia di Batch C) untuk panduan lengkap.
Masalah umum
AI selalu tanya "produk yang mana?" Kemungkinan ada beberapa produk dengan nama mirip, atau nama yang kamu sebut tidak persis cocok. Buka halaman Produk, lihat nama persisnya, lalu pakai nama itu di chat.
Sudah sebut produk dan jumlah, AI masih bingung. Pastikan kuantitas pakai angka (10), bukan kata ("sepuluh"). AI bisa paham keduanya, tapi angka selalu lebih andal — terutama kalau angkanya besar atau ada campuran bahasa.
AI mencatat dengan harga yang salah.
Kalau kamu menyebut "200 ribu", AI mengerti Rp 200.000 sebagai total. Kalau yang kamu maksud adalah harga per item, nyatakan eksplisit: "Jual 10 nasi goreng total Rp 200 ribu" atau "Jual 10 nasi goreng @20rb".